Sedimen Senja: Tiga Catatan Tentang yang Kamu Perhatikan dan Kamu Lupakan Setiap Hari →
Aku menulis tiga catatan ini untukmu, iya kamu. Tentang hal-hal yang kamu perhatikan juga kamu lupakan setiap hari.
Pertama, kamu senang memperhatikan hal-hal kecil, yang barangkali luput dari pandangan kebanyakan orang. Kecuali, aku -hal kecil yang kau lewatkan-.
Kedua, kamu juga senang…
karenapuisiituindah: Ketika Kau Sudah Tak Merinduku Lagi →
Ada cerita yang akan kubagi pagi ini.
Sebuah kisah sedih yang akan kurayakan sendiri.Aku pernah merindu dia;
pria yang pernah menjadi pusat duniaku semata.
Dan kebahagian yang tak terkira,
adalah saat aku tahu, dia juga merinduku.
Rasanya, tak ada jarak yang terlampau jauh,
tak ada…
Tentu saja aku selalu ingin kau bahagia. Denganku atau bukan, itu tergantung takdir Tuhan, kan?
Terima kasih telah hadir tanpa tergesa-gesa. Luka lamaku perlu jeda untuk kembali mengenal cinta. Dan kamu ada untuk mengingatkanku padanya.
Tuhan, bila mimpiku terlalu tinggi, rendahkan aku pelan-pelan, dan kumohon jangan terlalu membuatku kesakitan.
Cinta diam-diam itu menyengsarakan. Jika kau masih sayang hatimu, cepatlah ambil sikap untuk mengutarakan.
Ditolak sekarang atau nanti sama saja kan? Jadi untuk apa ditunda jika memang itu yang kau khawatirkan? Hematlah waktumu, tuk menuju bahagia.
- Tia Setiawati Priatna
(via karenapuisiituindah)
Segala hal yang kau (coba) ikhlaskan akan membuat hatimu lega dan lapang kemudian. Itu lebih baik, walau jauh dari kemudahan.
Bila aku enggan menunggumu nanti, tolong ingatkan aku bahwa memilih lebih cepat dengan pilihan salah, jauh lebih membuat hati resah. Maukah?
Bila saya sayang kamu dan kamu tidak, anggap lah Tuhan sedang menguji ketulusan hati saya dengan mencintai seseorang yang bukan jodoh saya.
karena saya percaya, yang berjodoh akan senantiasa saling mencintai, tanpa perlu bersusah payah membuat saling cinta.
- Tia Setiawati Priatna
(via karenapuisiituindah)
Disadari atau tidak disadari, belajar mengikhlaskan sesuatu yang tak mampu kita miliki adalah serupa penerimaan terhadap takdir Tuhan.